SELAMAT DATANG..!

Terima kasih anda telah mengunjungi blog PERANAP.COM

Mari berbagi pengalaman dan pendapat disini ...

banyaklah buah perkara buah
buah mengkudu lekat di batang
banyaklah tuah perkara tuah
tuah melayu berkasih sayang..

Minggu, 11 Januari 2009

Bagaimana mengatasi permasalahan Aneka widget

Atas nasehat beberapa orang teman, saya akhirnya memasang beberapa widget pelengkap di blog ini. Seperti yang anda lihat, sekarang blog saya dilengkapi top komentator, who's online, dan translate this blog.
Sebagai newbie sebenarnya saya amat awam dengan cara pemasangan aneka widget tersebut. Untungnya saya memiliki sahabat seperti Indra hasbi yang bersedia membantu dan memberi dorongan.

Sebelumnya saya termasuk orang yang kurang peduli dengan keberadaan segala macam widget. Setelah diyakinkan dan diberi penjelasan, barulah saya merasa ternyata penting juga rupanya. Bayangkan saja, andaikata ada pengakses eropa (ceile..!?) nyasar ke blog ini setelah mencari di blogcatalog.com atau topblogarea.com dan lain sebagainya, maka akan sulit memahami isi blog ini tanpa widget translate. Wah.! Dasar gaptek agaknya saya. Baru tahu fungsinya sekarang. Saya berharap anda tidak sedang mentertawakan saya saat ini. Karena saya tinggal di kampung jadi saya harap anda dapat pula memakluminya. Untunglah saya tidak kampungan. Saya tidak mau selalu berada dalam ketertinggalan dan keterbelakangan terutama dalam bidang teknologi dan informasi. Saya harus cari tahu dan belajar banyak hal agar tidak ditinggalkan zaman. Ups..narsis!!

Kita tinggalkan cerita itu. Ada persoalan serius namun agak lucu setelah saya memasang widget translate. Setelah terpasang, iseng saya coba translate ke bahasa inggris. Apa yang terjadi? Ternyata banyak kalimat dalam blog ini yang menjadi aneh setelah di translate. Diantaranya, untuk top komentator yang saya ubah judulnya menjadi nan slalu menyapa setelah di translate berubah menjadi " nan slalu greet". Lalu untuk postingan terakhir yang saya ubah judul menjadi catatan ringan terkini berubah pula menjadi "note ringan terkini".
Tapi yang paling "memilukan" adalah pantun melayu di awal blog saya yang sudah porak poranda setelah di translate. Pantun itu berbunyi:

banyaklah buah perkara buah
buah mengkudu lekat di batang
banyaklah tuah perkara tuah
tuah melayu berkasih sayang

setelah di translate hasilnya jadi:

banyaklah fruit of the fruit
mengkudu sticky fruit in the trunk
banyaklah luck of luck
wither berkasih my luck

Aduhai, apa yang terjadi dengan blog saya jika kebetulan ada orang membaca dalam bahasa inggris. Mungkin pesan yang ingin saya bangun lewat pantun itu tidak sampai. Sengaja saya tulis artikel seperti ini dengan harapan ada diantara anda yang dapat mengatasi permasalahan seperti itu atau yang memiliki informasi tentang hal itu. Saya berharap anda bersedia menularkan ilmunya itu kepada saya agar blog peranap.com ini tampil lebih sempurna. Semoga saja..

5 komentar:

Anonim mengatakan...

Widget tersebut menggunakan fasilitas google translator yang masih belum sempurna. Di antara translator yang ada sekarang, untuk fasilitas translator yang mendukung bahasa Indonesia barangkali kataku lah yang terjemahannya agak bagus.

Namun demikian, kita dapat mensupport google agar terjemahannya menjadi lebih baik. Setelah halaman terjemahan diloading sempurna, arahkan mouse ke paragraph yang diterjemahkan, klik pada bagian Suggest a better translation.

BABAB mengatakan...

@info kiat
terima kasih elemu nya. Akan saya coba

Anonim mengatakan...

Google translate versi Indonesia memang masih baru. Tetapi terjemahan sekarang sudah lumayan bagus kok.

Anonim mengatakan...

widget memang banyak fungsinya, selain bersifat fungsional widget juga menambah nilai artistik sebuah blog, tetapi harus diingat, semakin banyak widget, semakin lama pula waktu loading yang diperlukan untuk membuka sebuah blog, untuk itu jika ingin memasang widget, kita juga harus mempertimbangkan kecepatan loading blog kita,
tentu nya kita tak mau pengunjung bosan menunggu hanya untuk membuka sebuah blog, apalagi kita ketahui rata-rata kecepatan internet di Indonesia :)

BABAB mengatakan...

Terima kasih atas masukannya bro. Salam kenal ya.