Penamaan bulan dalam tahun Hijriyah didasarkan pada masa yang sedang dihadapi Bangsa Arab waktu itu. Berikut ini arti dan sebab penamaan dari setiap bulan tersebut.
* Muharram. Artinya yang diharamkan. Sebab dalam bulan itu dilarang menumpahkan darah atau berperang. Namun larangan itu tidak berlaku lagi sejak turun firman Allah swt dalam surat Al Baqarah ayat 191.
* Shafar. Artinya kosong. Ini karena pada bulan ini pemukiman Arab dahulunya kosong dari kaum laki-laki untuk pergi berniaga, merantau atau berperang.
* Rabi'ul Awal. Rabi' artinya menetap dan awal artinya pertama. Jadi awal menetapnya kaum laki-laki sekembali mereka dari merantau atau berniaga. Rasulullah lahir, diangkat jadi Rasul, melakukan hijrah dan wafat terjadi pada bulan ini.
* Rabi'ul Akhir. Artinya akhir dari masa menetap di rumah bagi kaum laki-laki.
* Jumadil Awal. Jumadi artinya kering, jadi artinya awal dari musim kemarau (kering).
* Jumadil Akhir. Artinya akhir dari musim kering atau kemarau.
* Rajab. Artinya mulia. Ini karena bangsa Arab tempo doeloe sangat memuliakan bulan ini.
* Sya'ban. Artinya berkelompok. Karena pada bulan ini lazimnya bangsa Arab berkelompok dalam mencari nafkah kemungkinan untuk waktu yang agak lama. Pada bulan ini terjadi perpindahan kiblat dari Baitul Muqaddas ke Ka'bah di Baitullah.
* Ramadhan. Artinya sangat panas. Merupakan satu-satunya bulan yang disebut dalam Al Qur'an. Bulan yang memiliki banyak kelebihan, keutamaan, kesucian dan keistimewaan. Peristiwa besar dalam bulan Ramadhan al: 1. Pertama kali Allah swt menurunkan Al Qur'an. 2. Lailatul Qadar, yakni suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. 3. Kaum muslimin dapat menaklukkan kaum musyrik dalam perang Badar Kubra. 4. Nabi Muhammad saw berhasil mengambil alih kota Mekah dan mengakhiri penyembahan berhala yang dilakukan oleh kaum musyrik.
Sebutan lain untuk bulan Ramadhan adalah syahrul Qur'an, syahrul tilawah, syahrul shiyam, syahrul shabri, syahrul najah, syahrul rahmah, syahrul ala'i.
* Syawal. Artinya kebahagiaan. Karena kembalinya manusia kepada kesucian setelah menunaikan ibadah puasa dan membayar zakat serta saling bermaafan.
* Zulqaidah. Zul artinya pemilik dan qa'dah artinya duduk. Karena pada bulan ini merupakan waktu istirahat bagi kaum laki-laki. Mereka menikmatinya dengan duduk-duduk di rumah.
* Zulhijjah. Yang menunaikan haji. Sebab pada bulan ini umat Islam sejak Nabi Adam as menunaikan ibadah haji.
Penetapan tahun hijriyah dilakukan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab. Tepatnya pada hari kamis 8 Rabi'ul Awal tahun 17 Hijriyah ditahun keempat Umar berkuasa.
Jumlah bulan sebanyak 12 ini sesuai dengan firman Allah swt, "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ada dua belas, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi." (QS. At Taubah: 36)
SELAMAT DATANG..!
Terima kasih anda telah mengunjungi blog PERANAP.COM
Mari berbagi pengalaman dan pendapat disini ...
banyaklah buah perkara buah
buah mengkudu lekat di batang
banyaklah tuah perkara tuah
tuah melayu berkasih sayang..
Mari berbagi pengalaman dan pendapat disini ...
banyaklah buah perkara buah
buah mengkudu lekat di batang
banyaklah tuah perkara tuah
tuah melayu berkasih sayang..
Tampilkan postingan dengan label muharram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muharram. Tampilkan semua postingan
Selasa, 27 Januari 2009
ASAL MULA PENAMAAN BULAN DALAM TAHUN HIJRIYAH
Label:
Hijriyah,
islam,
muharram,
peristiwa besar,
umar bin khattab
Selasa, 06 Januari 2009
TAHUN BARU
Alhamdulillah, itulah kata pertama yang terlontar dari mulut saya begitu tahu signal internet indosat sudah online lagi. Sekedar diketahui, sejak tanggal 31 Desember 2008 yang lalu, pengguna indosat di Peranap dan sekitarnya hanya dapat menikmati panggilan telepon biasa dan layanan sms saja. Padahal dengan program internet murah nya, indosat melalui im3 telah meraup pelanggan yang tidak sedikit di Peranap. Sebagian besar teman saya langsung membeli kartu perdana im3 dan mengaktifasi setting di hp mereka. Produk lain bukan tidak ada, tetapi relatif lebih mahal. Karena tidak dapat mengakses internet itu pula, blog saya tidak dapat di update belakangan ini.
Tetapi sudahlah, sekarang semua sudah normal kembali. Kecuali satu, yakni kesibukan saya yang akhir-akhir ini memang agak meningkat. Kebetulan saya diminta untuk mencarikan penceramah dan pengisi acara untuk beberapa masjid dan mushalla di sekitar tempat tinggal kami. Mengingat momen nya dalam suasana peringatan tahun baru hijriah, kebanyakan penceramah di Peranap juga sibuk.Sebisa saya sudah saya coba untuk melaksanakan amanah yang dipercayakan tersebut. Sekali lagi, alhamdulillah, semuanya lancar. Khusus untuk Masjid Agung Miftahuljannah, kami berhasil menghadirkan penceramah dari ibukota propinsi. Ustadz Syafrial Alidin, S.Ag, M.Ag dari Pekanbaru.
Kemudian melalui blog ini saya juga ingin mengucapkan " selamat tahun baru hijriah, 1 Muharram 1430 H". Semoga ditahun yang baru ini Allah swt berkenan melimpahkan lebih banyak lagi nikmat dan karunia-Nya kepada kita, menjauhkan bala dan marabahaya dari kita, memperteguh iman dan aqidah kita serta mengabulkan do'a, harapan dan cita-cita kita. Semoga...
(tulisan ini baru dapat saya terbitkan hari ini, setelah sejak tanggal 4 januari yang lalu berbentuk draft)
Tetapi sudahlah, sekarang semua sudah normal kembali. Kecuali satu, yakni kesibukan saya yang akhir-akhir ini memang agak meningkat. Kebetulan saya diminta untuk mencarikan penceramah dan pengisi acara untuk beberapa masjid dan mushalla di sekitar tempat tinggal kami. Mengingat momen nya dalam suasana peringatan tahun baru hijriah, kebanyakan penceramah di Peranap juga sibuk.Sebisa saya sudah saya coba untuk melaksanakan amanah yang dipercayakan tersebut. Sekali lagi, alhamdulillah, semuanya lancar. Khusus untuk Masjid Agung Miftahuljannah, kami berhasil menghadirkan penceramah dari ibukota propinsi. Ustadz Syafrial Alidin, S.Ag, M.Ag dari Pekanbaru.
Kemudian melalui blog ini saya juga ingin mengucapkan " selamat tahun baru hijriah, 1 Muharram 1430 H". Semoga ditahun yang baru ini Allah swt berkenan melimpahkan lebih banyak lagi nikmat dan karunia-Nya kepada kita, menjauhkan bala dan marabahaya dari kita, memperteguh iman dan aqidah kita serta mengabulkan do'a, harapan dan cita-cita kita. Semoga...
(tulisan ini baru dapat saya terbitkan hari ini, setelah sejak tanggal 4 januari yang lalu berbentuk draft)
Label:
harapan,
hijrah,
masjid agung,
muharram,
Peranap,
syafrial alidin,
tahun baru
Langganan:
Komentar (Atom)